makna dan arti cinta sejati yang sesungguhnya

Teman-teman….apa itu cinta? Sebuah kata yang sangat fenomenal tidak hanya dari segi rasa, namun  mencakup segala aspek kehidupan. Banyak orang mengagung-agungkan cinta dan mungkin ada diantara temen-temen pembaca salah satunya. 

Bahkan ada yang rela mati karna cinta! Seperti kisah dramatis antara Romeo dan Juliet. Banyak yang mengatakan bahwa cinta tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata namun hanya bisa dirasakan. Tapi faktanya, kenapa banyak orang berteori tentang cinta? Dan juga mengapa banyak orang belajar bagaimana mengungkapkan cinta. 

Nah temen-temen..pernahkah terlintas dalam hati sebuah pertanyaan “apakah ini yang dinamakan cinta?”.

 Hadirnya cinta atau banyak pula orang yang menyebutnya dengan istilah “virus merah jambu”, seringkali membuat hati menjadi galau. Antara bahagia, senang, sehingga hati bak berbunga-bunga membuat bibir ini kerap tersenyum. Ada pula yang merasa bingung dibuatnya. Bahkan ya temen-temen, ada yang kerap kali merasa sedih ketika “virus ini” tak bisa ia ungkapkan tentang apa yang sedang hatinya rasakan. Nah loh…..? 

Yah…benar sekali, karna cinta tak dapat terlihat fisiknya bak angin, tak dapat tercium aromanya seperti bunga di taman , tak dapat kita dengar  tapi kita bisa menyentuhnya…memilikinya dengan hati kita! 

Yah..hati kita tempat cinta itu bersemayam, bak angin datang kita dapat merasakan hadirnya cinta, merasakan  keindahan melebihi keindahan taman bunga. Cinta mampu membuat hidup penuh warna, penuh kasihsayang, pengertian, kelembutan, kebahagiaan, mampu membangkitkan gairah hidup dalam semangat pencapaian puncak kepuasan hati itu sendiri. Cinta yang baik akan membawa kita ke kehidupan penuh kebahagiaan, namun cinta yang buruk akan berdampak buruk pula terhadap hati maupun kehidupan kita.

Cinta itu sederhana. Cukup kita rasakan dan merealisasikan dengan benar dalam kehidupan kita. Berikan cinta teruntuk orang-orang disekeliling kita, teruntuk mereka yang kita sayangi. Setujuuu???

 Arti Cinta Sejati  


Apakah temen-temen yakin bahwa cinta kalian sejati? Seperti apa dan bagaimana cinta itu?

Cinta sejati muncul seiring berjalannya waktu yang mereka lewati bersama dalam suka dan duka.Karna cinta sejati tak dapat diukur hanya dengan sebuah ungkapan sayang.Cinta sejati tak akan disebut sebagai cinta sejati kecuali kita sendiri yang mensejatikan cinta itu sendiri.

Cinta tak dapat dikatakan sejati hanya dengan terjadinya sebuah pernikahan, namun seberapa kuat pertahanan cinta mereka dalam ikatan pernikahan dengan menjaga, saling berkasihsayang, pengertian, sampai akhir hayat mereka.

Cinta sejati tak dapat diungkapkan dengan kata-kata, namun bisa kita rasakan kekuatan cinta itu sendiri yang mampu menjadi benteng kokoh dalam sebuah jalinan asmara.

Cinta sejati mengerti apa-apa yang tak bisa dikatakan, mendengar apa yang tak bisa diucapkan.

Cinta sejati tak hanya akan tersenyum ketika berjumpa, namun ia akan terharu hingga tak terasa menitikkan air mata kebahagiaan.

Cinta sejati rela berkorban untuk kebahagiaan pujaan hatinya, namun ia akan tetap tersenyum untuknya  meski hatinya hancur berkeping-keping.

Cinta sejati  memiliki hati yang bijak tak hanya otak cerdas, ia tidak hanya mencintai pasangannya namun juga menghormatinya .

Cinta sejati  tak hanya menghibur pasangannya dikala sedih namun juga  menangis dalam do’a untuknya.

Cinta sejati tak akan pernah pergi , karna ia senantiasa besemayam dihati. Menjaga segenap perasaan cinta yang telah dipercayakan padanya.

Cinta sejati sama halnya sepasang sepatu, meski berbeda kanan-kiri mereka akan tetap berjalan satu tujuan (kebahagiaan). Jika hilang salah satu dari mereka…maka tak adalah arti dari ia yang tinggal sebelah saja(sendiri).

Cinta sejati tidak akan memandang kekurangan pasangannya sebagai kelemahan, keburukan  tetapi sebagai sebuah keindahan.

Cinta sejatimu ada di hatimu, ada dalam jiwamu, ada di setiap nafasmu dan  ada di dalam cinta itu sendiri, lantas kepada siapa kau akan persembahkan cinta sejatimu ?
Advertisement
Bagikan Ke Teman Anda
makna dan arti cinta sejati yang sesungguhnya | Darusman Sukses | 5